Hadiri Seminar UNABA, Kadinkes Babel Tegaskan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Payudara

PANGKALPINANG - Hadiri Seminar Universitas Anak Bangsa, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dr. Andri Nurtito, MARS menegaskan perlunya deteksi dini kanker payudara. Hal ini disampaikannya saat mewakili Gubernur Kepulauan Bangka Belitung membuka seminar tersebut di Ruang Pasir Padi Kantor Gubernur Kepulauan Bangka Belitung pada Sabtu (20/09/2025).

"Gerakan Periksa Payudara Sendiri atau SADARI sangat penting. SADARI adalah langkah sederhana, tetapi efektif untuk mengenali tanda awal kanker payudara," tegasnya.

Bila dilakukan secara rutin, lanjutnya, kita dapat menemukan kelainan lebih dini sehingga pengobatan menjadi lebih mudah dan tingkat kesembuhan pun meningkat. 

Menurut Andri, deteksi dini kanker payudara dengan SADARI sebaiknya dilakukan sejak wanita remaja pertama kali mendapatkan menstruasi. 

"Pemeriksaan juga bisa dilakukan di puskesmas terdekat dengan SADANIS melalui  Cek Kesehatan Gratis (CKG)," ujarnya.

"Berdasarkan data Dinkes Babel, terjadi peningkatan kasus kanker payudara setiap tahun. Pada 2022, terdapat 73 kasus; pada tahun 2023, terjadi 83 kasus; dan pada 2024 ditemukan 98 kasus," tutur Andri.

 "Akibat keterlambatan deteksi dini, kasus baru seringkali ditemukan dalam stadium lanjut," ujar Andri. 

"Kami mengapresiasi seminar yang diprakarsai mahasiswa Program Pascasarjana Universitas Anak Bangsa. Seminar ini merupakan  aksi kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat agar Kepulauan Bangka Belitung mampu menjadi daerah yang lebih peduli kesehatan dan mampu menurunkan angka kasus kanker payudara secara nyata," pungkas Andri. 

Sumber: 
Tim Media Dinkes Babel
Penulis: 
Adinda Chandralela
Fotografer: 
Ariyanti
Bidang Informasi: 
Dinkes