PANGKALPINANG - Dalam rangka persiapan pelaksanaan pemetaan populasi kunci HIV tahun 2022, Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar Workshop Tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2022, yang diselenggarakan di Sun Hotel pada Rabu (13/07/2022).
Saat arahan, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dr. Andri Nurtito, MARS menjelaskan bahwa pemetaan populasi kunci ini perlu dilaksanakan dalam rangka memberikan gambaran epidemi yang terjadi pada kelompok populasi paling berisiko dalam terjadi epidemi HIV di Indonesia.
"Pemetaan adalah alat penting untuk merencanakan intervensi program HIV bagi populasi kunci. Secara teknis, kegiatan ini dilakukan 2-3 tahun sekali secara berkesinambungan, terutama pada lokasi yang sama," sambung Andri.
Pemetaan populasi kunci terakhir dilaksanakan di tahun 2018 lalu, lanjutnya. "Pada tahun 2022 ini, kegiatan akan dilaksanakan kembali pemetaan populasi kunci pada lokasi yang sama di tahun 2018, yaitu Pangkalpinang dan terdapat penambahan tiga kabupaten, yaitu Bangka, Bangka Barat, dan Belitung Timur," jelasnya.
"Workshop pemetaan populasi kunci ini bertujuan untuk menjelaskan metodologi standar yang direkomendasikan oleh Kementerian Kesehatan bagi petugas tingkat kabupaten/kota dalam melakukan pemetaan populasi kunci," jelasnya.
"Melalui workshop ini, diharapkan petugas tingkat kabupaten/kota dapat melakukan pemetaan populasi kunci sesuai standar yang ditetapkan di petunjuk teknis pemetaan populasi kunci," pungkas Andri.