KOBA – Tim Kesehatan Jiwa Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mengunjungi pasien orang dengan gangguan jiwa (OGDJ) yang berdomisil di Desa Kebintik dan Desa Padang Baru, Kabupaten Bangka Tengah pada Jumat (02/09/2022).
Adapun Tim Kesehatan Jiwa Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang mendampingi tim kerja Direktorat Kesehatan Jiwa Kemenkes RI terdiri atas atas Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Bangka Tengah serta Rumah Sakit Jiwa. Selain mengedukasi, tim melakukan home care kepada pasien.
Ketua tim kerja Direktorat Kesehatan Jiwa Kemenkes RI, drg. Luki Hartanti mengatakan bahwa dalam rangka bebas pasung, pihak kemenkes RI melakukan safari ke berbagai daerah.
“Provinsi Kepulauan Bangka Belitung termasuk salah satu yang dikunjungi. Kita akan mendiskusikan masalah, tantangan, dan penguatan bebas pasung serta rencana pengembangan kesehatan jiwa,” jelas Luki.
“Perhatian ekstra serta penanganan yang tepat terhadap permasalahan pasien dengan kasus pasung sangatlah penting. Dan ini tentunya diperlukan kerja sama lintas program dan lintas sektor karena tidak akan selesai jika hanya dilakukan oleh sektor kesehatan saja,” ujarnya
Sementara Subkoordinator P2PTM dan Kesehatan Jiwa Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Sri Hartati Lena menjelaskan bahwa sampai dengan saat ini, masih terdapat sembilan kasus pasung yang tersebar di kabupaten/kota di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
“Babel memang belum sepenuhnya bebas pasung. Namun, keadaan pasung yang terjadi di wilayah Babel bukan seperti pasung total yang tangan atau kaki diikat dengan rantai atau kayu. Hampir semua kasus pasung di wilayah Babel hanya sebatas pembatasan gerak beberapa jam dalam sehari agar si ODGJ tidak berkeliaran karena kesulitan keluarga untuk memantau selama seharian penuh,” jelasnya.
“Namun, kita berharap dengan kunjungan tim kali ini dapat meningkatkan kesadaran keluarga dan masyarakat untuk tidak mendiskriminasi ODGJ. Biar bagaimanapun, pasien ini adalah manusia dan merupakan bagian dari keluarga kita,” pungkas Lena.