PANGKALPINANG – Peringati Hari Ginjal Sedunia Tahun 2022, yang jatuh pada 10 Maret, Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Dinkes Babel) mengedukasi pegawai di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melalui seminar kesehatan. Kegiatan ini digelar di Ruang Pasir Padi Kantor Gubernur Kepulauan Bangka Belitung secara slanded (luring dan daring) pada Rabu (30/03/2022).
Mengusung tema nasional Mengenal dan Memelihara Ginjal Kita dengan CERDIK, kegiatan ini dibuka oleh Asisiten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Yanuar, yang didampingi Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, dr. Hastuti, M.Sc dan Dr. dr. Komariatun, SpPD, K-GH, FINASIM selaku keynote speaker.
Dalam sambutannya Yanuar memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada narasumber atas kesediannya menjadi keynote speaker dan meminta agar para peserta dapat mengikuti kegiatan seminar ini dengan seksama sehingga dapat mengenal, memahami betapa pentingnya kesehatan ginjal.
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Babel Hastuti menambahkan, dalam program pencegahan dan pengendalian penyakit menular terdapat slogan “CERDIK” yang bisa diterapkan untuk memelihara kesehatan ginjal.
“Cek Kesehatan secara berkala, Enyahkan Asap Rokok, Rajin aktivitas fisik, Diet yang Seimbang, Istirahat yang cukup, dan Kelola stress harus diterapkan jika ingin terhindar dari penyakit tidak menular termasuk penyakit ginjal,” ujarnya.
Sementara itu, Dr. dr. Komariatun, SpPD, K-GH, FINASIM selaku keynote speaker menjelaskan bahwa penyakit ginjal bisa diobati jika ditemukan sedini mungkin.
“Ginjal yang sudah rusak, apalagi yang datang ke dokter sudah stadium 4, tidak akan bisa kembali pulih lagi. Untuk itu, pelihara ginjal kita, lakukan deteksi dini secara berkala dan jangan lupa ikuti anjuran dokter jika sudah terkena penyakit,”lanjutnya.
Acara seminar ditutup oleh dr.Hastuti, MSc dengan harapan sebanyak 100 orang peserta yang mengikuti secara luring dan sekitar 30orang peserta yang ikut secara daring telah mengenal dan memahami pencegahan dan pengendalian penyakit ginjal. dan nantinya diharapkan peserta bisa menstransfer informasi penting ini kepada keluarga maupun teman- sekantor. ”Salam Cerdik dan Patuh,” pungkasnya.