PANGKALPINANG – Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Dinkes Babel) bersinergi dengan lintas sektor untuk mengejar target eliminasi TBC 2030. Komitmen ini ditunjukkan dengan menyelenggarakan Pertemuan Tim Percepatan Penanggulangan Tuberkulosis sebagai langkah krusial untuk memperkuat koordinasi, yang berlangsung di Bangka City Hotel pada Selasa (5/5/2026).

 Saat membuka pertemuan ini, Kepala Dinkes Babel, Ria Agustine, mengungkapkan fokusnya terhadap percepatan eliminasi TBC tahun 2030.

 "Perlu penguatan peran pemangku kepentingan dan implementasi Rencana Aksi Daerah (RAD) yang telah disusun," ujarnya.

Sebagai bentuk keseriusan, lanjutnya, pemerintah provinsi telah menetapkan SK Tim Percepatan Penanggulangan TBC dan RAD Penanggulangan TBC.

"Dokumen ini menjadi landasan hukum dan panduan strategis dalam memastikan setiap intervensi berjalan secara terukur dan terintegrasi di seluruh wilayah Bangka Belitung," jelasnya.

Ria menitikberatkan pada pentingnya aksi nyata yang melampaui sekadar urusan medis.

"Kita tidak bisa berjalan sendirian dalam memutus rantai penularan TBC. Dibutuhkan komitmen yang tidak hanya kuat di atas kertas, tetapi juga nyata dalam aksi kolaboratif di lapangan," tegasnya.

"Peran strategis seluruh lintas sektor sangat menentukan keberhasilan kita dalam menurunkan angka kasus serta meningkatkan angka kesembuhan," imbuhnya.

"Target eliminasi 2030 adalah misi besar yang menuntut sinergi tanpa sekat demi kesehatan masyarakat kita," pungkas Ria.