PANGKALPINANG - Upaya menurunkan angka kematian ibu (AKI), Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengevaluasi pelaksanaan inovasi Peta Dora untuk si Anil. Kegiatan ini diselenggarakan di Hotel Bangka City pada Rabu (07/06/2023).
Saat membuka kegiatan, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, yang diwakili oleh Kepala Bidang Kesehatan masyarakat, Hastuti menjelaskan bahwa Peta Dora untuk si Anil merupakan inovasi yang diinisiasi oleh Seksi Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat.
"Kita berupaya mencari solusi untuk menurunkan angka kematian ibu akibat perdarahan. Inovasi ini sudah dilaksanakan di tiga kabupaten, yaitu Bangka Tengah yang dimulai dari 2021 serta Bangka Selatan dan Belitung Timur yang dimulai dari 2022," lanjut Hastuti.
"Pemberdayaan masyarakat pun harus digerakkan. Kader kesehatan, PKK desa, dan keluarga berperan sebagai pendamping ibu hamil, khususnya dalam penyiapan donor darah bagi ibu hamil. Dengan demikian, kematian ibu hamil yang disebabkan oleh pendarahan dapat diminimalkan," tegas Hastuti.
"Inovasi ini juga membuahkan turunan aksi, antara lain Kantong Dorami di Kecamatan Namang, Kecamatan Bangka Tengah dan Dekap Bumil di Kecamatan Simpang Rimba, Kabupaten Bangka Selatan," tuturnya.
"Tidak hanya implementasi Peta Dora untuk Si Anil di wilayah masing-masing, inovasi lain pun dapat diciptakan guna mendukung inovasi ini," ujarnya.
"Kami berharap pertemuan ini dapat mengatasi masalah dan hambatan yang terjadi selama pelaksanaan serta dapat digunakan untuk meningkatkan pelaksanaan Peta Dora untuk Si Anil dan memperkuat koordinasi lintas program dan sektor," pungkas Hastuti.