PANGKALPINANG– Dalam rangka memperkuat sumber daya manusia untuk eliminasi TBC, Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Dinkes Babel) menyelenggarakan pertemuan koordinasi strategi ."Pertemuan Koordinasi Penyusunan Perencanaan Kebutuhan Peningkatan Kapasitas SDM dalam Program TBC di Tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota ini digelar di Kantor BPMP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada Rabu (03/06/2026).
Saat membuka kegiatan ini, Kepala Dinkes Babel, Ria Agustine menekankan bahwa keberhasilan program eliminasi TBC tidak bisa hanya mengandalkan sarana dan prasarana semata.
"Faktor sumber daya manusia menjadi variabel penentu paling vital dalam pelayanan kesehatan," lanjutnya.
"Keberhasilan program TBC tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan sarana dan prasarana, tetapi juga sangat bergantung pada kompetensi dan kesiapan sumber daya manusia di semua tingkatan pelayanan," jelasnya.
Oleh karena itu, lanjutnya, perencanaan kebutuhan peningkatan kapasitas SDM menjadi langkah strategis untuk memastikan seluruh tenaga pelaksana memiliki kemampuan yang sesuai dengan perkembangan kebijakan dan standar program TBC.
Ria juga menginginkan pertemuan ini dapat melahirkan perencanaan yang lebih terarah, efektif, dan berbasis pada kondisi riil di lapangan.
"Hasil koordinasi ini akan menjadi acuan utama dalam pelaksanaan kegiatan pengembangan kapasitas tenaga kesehatan di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota," tuturnya.
"Dengan adanya peningkatan kompetensi secara sistematis bagi para tenaga kesehatan, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung optimis bahwa pelayanan program TBC akan berjalan lebih optimal," harapnya.
"Hal ini diharapkan menjadi pendorong utama dalam mewujudkan target eliminasi TBC sekaligus meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara menyeluruh," pungkas Ria.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh dinas kesehatan kabupaten/kota; Ketua KOPI TB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dr. Adi Rosadi, Sp.P; perwakilan organisasi profesi; serta pihak terkait yang berperan dalam pelaksanaan program TBC.