PANGKALPINANG - Dalam rangka persiapan pelaksanaan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) Tahun 2022, Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Dinkes Babel) menggelar Rapat Koordinasi Teknis Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2022. Kegiatan diselenggarakan di Ruang Pertemuan Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada Selasa (02/08/2022). 

Saat membuka kegiatan, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dr. Andri Nurtito, MARS mengatakan bahwa dalam upaya  penanganan  masalah kekurangan gizi, khususnya stunting, pemerintah menyusun beberapa kebijakan dan regulasi yang diharapkan dapat berkontribusi dalam penanganan stunting. 

"Kepulauan Bangka Belitung merupakan provinsi dengan prevalensi stunting rendah dan salah satu yang berada di bawah angka nasional. Prevalensi stunting semakin menunjukkan kondisi yang terus menurun dari tahun ke tahun," jelasnya.

Berdasarkan Riskesdas 2018, lanjutnya, prevalensi stunting sebesar 23,37 persen. "Angka ini menurun dari Riskesdas 2013, yaitu 28,7 persen. Berdasarkan hasil SSGI 2021, prevalensi stunting sebesar 18,6% menurun jika dibandingkan dengan Survei Status Gizi Balita Indonesia 2019, yaitu 19,93 persen," tutur Andri.

"Berdasarkan elektronik pencatatan pelaporan gizi berbasis masyarakat, persentase stunting tahun 2021 adalah 4,16 persen dan angka ini menurun jika dibandingkan tahun 2020, yaitu 4,62 persen, serta tahun 2019 sebesar 9,4 persen," lanjutnya.

"Penilaian status gizi balita berkaitan erat dengan sasaran pokok yang ingin dicapai pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2020-2024, yaitu meningkatnya status kesehatan dan gizi anak," ujarnya. 

Oleh karena itu, lanjutnya, capaian indikator intervensi gizi spesifik dan indikator intervensi gizi sensitif dan status gizi melalui survei yang memberikan gambaran, baik secara nasional maupun kabupaten/kota.

"Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia melibatkan Politeknik Kesehatan untuk melaksanakan SSGI 2022 di seluruh kabupaten/kota. untuk mengetahui status gizi di indonesia yang nantinya akan digunakan sebagai data nasional dan rekomendasi kebijakan tingkat nasional, provinsi dan kabupaten/kota," jelas Andri.

"Dinkes Babel siap mendukung setiap tahapan dalam proses kegiatan SSGI tahun 2022 ini, tentunya bersama poltekkes pangkalpinang dan dinas kesehatan kabupaten/kota," ujar Andri.

Sementara Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Babel, Hastuti menjelaskan bahwa secara umum, tujuan pelaksanaan SSGI adalah mengetahui gambaran status gizi balita dan determinannya tingkat kabupaten/kota. 
"Selain itu kegiatan ini juga untuk memperoleh prevalensi stunting, wasting, underweight,  dan overweight serta untuk mendapatkan informasi capaian indikator intervensi gizi spesifik dan intervensi gizi sensitif," lanjutnya. 

Dalam pelaksanaannya, lanjut Hastuti, diperlukan koordinasi dan konsolidasi antar berbagai pihak yang terlibat di semua tatanan. 
"Kegiatan rakornis provinsi hari ini dilaksanakan sebagai salah satu tahapan SSGI tahun 2022. Dinkes Babel siap mendukung setiap tahapan dalam proses kegiatan SSGI tahun 2022," jelasnya. 

"Diawali dengan rangkaian persiapan daerah, rekrutmen, pelatihan, dan pengumpulan data. Rekrutmen para pelaksana dilakukan di tingkat provinsi, dilanjutkan tingkat kabupaten/kota dengan melibatkan Poltekkes Pangkalpinang," pungkasnya.

Rakornis yang diselenggarakan secara daring dan luring ini dihadiri langsung oleh Kepala Pusat Kebijakan Upaya Kesehatan Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan Kemenkes RI, Pretty Multihartina, Phd dan Wakil Korwil I (Satu), Oster Suriani Simarmata, SKM, MKM, dan Direktur Poltekkes Pangkalpinang, Akhiat, SKM, M.Si.

Peserta rakornis antara lain kadinkes kab/kota selaku ketua pelaksana, pendamping teknis provinsi dan kabupaten/kota, direktur poltekes selaku koordinator teknis, kajur gizi poltekkes selaku wakil koordinator teknis, koordinator operasional provinsi dan kabupaten/kota, dan petugas/staf administrasi logistik provinsi dan kabupaten/kota.