PANGKALAN BARU - Libatkan lintas sektor, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dr. Andri Nurtito yakin pelaksanaan imunisasi Human Papillomavirus (HPV) bisa mengulang keberhasilan imunisasi covid. Hal ini disampaikannya saat membuka Pertemuan Sosialisasi dan Persiapan Operasional Pelaksanaan Imunisasi Human Papillomavirus (HPV) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, yang bertempat di Novotel Bangka Hotel & Convention Centre pada Senin (14/07/2025).
"Saat pelaksanaan vaksinasi covid, semua sektor terlibat dan mendukung pelaksanaannya. Mulai dari kesehatan, hukum, pendidikan, hingga pers memberikan respons positif sehingga Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dapat meraih capaian terbaik dalam pelaksanaan vaksinasi covid-19 secara nasional," tutur Andri.
Menurut Andri, dalam upaya mendukung pencapaian target ini, perlu dilakukan advokasi dan sosialisasi kepada lintas program dan lintas sektor. "Kita berharap agar semua dapat memahami dengan baik secara keseluruhan tentang perlunya imunisasi HPV sebagai perlindungan terhadap penyakit kanker serviks bagi perempuan di Kepulauan Bangka Belitung," lanjutnya.
"Apresiasi untuk Clinton Health Access Initiative (CHAI) sebagai mitra pemerintah bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan yang memfasilitasi kegiatan pertemuan advokasi dan sosialisasi pelaksanaan imunisasi HPV ini," lanjutnya.
"Dukungan maksimal dari lintas sektor menjadi momentum harmonisasi menyatukan langkah upaya-upaya peningkatan capaian pelaksanaan di seluruh wilayah kabupaten/kota se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung," harap Andri.
Sementara itu, Plt. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, M. Rais Haru mengatakan bahwa sebagai upaya pengendalian kanker serviks di Indonesia, Kementerian Kesehatan telah melaksanakan introduksi imunisasi HPV untuk pencegahan kanker serviks secara terbatas di beberapa provinsi.
"Pada 2023, Kementerian Kesehatan berkomitmen untuk memperluas introduksi imunisasi HPV menjadi program nasional, termasuk di Babel, dengan jumlah sasaran mencapai 24.390 anak yang tersebar di 365 sekolah," lanjutnya.
Rais menuturkan bahwa pada 2024, capaian imunisasi HPV 1 dengan sasaran kelas 5 SD sebesar 83,9 persen dan pada kelas 6 SD sebesar 72,7 persen. "Target kita untuk tahun ini sebesar 90 persen anak perempuan yang menjadi sasaran mendapatkan imunisasi HPV," lanjutnya.
"Dengan pertemuan ini, kami berharap dapat mengidentifikasi dan menyepakati dukungan dari setiap lintas sektor dan lintas program sesuai kewenangan masing-masing terhadap pelaksanaan imunisasi HPV di Babel," pungkas Rais.