PANGKALPINANG - Dengan menguatkan dukungan sektor kesehatan, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dr. Andri Nurtito, MARS berharap pelaksanaan proram Makan Bergizi Gratis (MBG) di Babel terbaik. 

Hal ini disampaikannya dalam Rapat Koordinasi Sektor Kesehatan dalam Penguatan Implementasi Program Makan Bergizi (MBG), yang bertempat di ruang pertemuan Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada Jumat (26/09/2025).

"Peran sektor kesehatan terkait pelaksanaan MBG di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung harus ditingkatkan dan dikuatkan. Saya yakin MBG Babel bisa menjadi yang terbaik," ujarnya. 

"Dukungan dan koordinasi pembinaan dan teknis pelaksanaan MBG dalam upaya menyediakan pangan bergizi, aman, dan sehat." lanjutnya. 

"Penerapan higiene sanitasi pangan dalam penyediaan MBG. Termasuk juga SOP
koordinasi dengan puskesmas,
sekolah, dan masyarakat
agar pelaksanaan terarah," lanjutnya.

"Dugaan keracunan makanan dan terjadi KLB harus segera dilaporkan dan diatasi," tegasnya.

MBG ini menjadi modal untuk membangun sumber daya manusia berkualitas, lanjutnya. "Dan ini menjadi pondasi kemajuan bangsa," tegas Andri.

Sependapat dengan Andri, Komandan Detasemen Kesehatan Wilayah Kodam II Sriwijaya, Letkol. CKM Eka Saputra SKM, M Kes yakin MBG Babel bisa menjadi yang terbaik. "Jika dikelola sesuai dengan standarisasi, Babel bisa menjadi contoh terbaik," ujar Eka.

"Program MBG ini harus didukung penuh. Tidak ada alasan untuk tidak dikerjakan," katanya.
"Memang banyak hal baru dan antusiasme masyarakat juga beragam. Ada yang mendukung, termasuk yang tidak menerima MBG juga banyak," lanjutnya.

Terkait keracunan pangan, lanjutnya. "Setiap dapur tidak mungkin kita lakukan pemeriksaan food security," ujarnya.
"Kebersihan dapur harus menjadi perhatian dan pengerjaan harus sesuai standrisasi Mulai dari penyediaan dan penyeleksian bahan,
memasak, hingga penyajian," lanjuttnya.

Sebelum MBG, program seperti ini sudah dilaksanakan di militer. Jika dijalankan sesuai standarisasi, pasti bisa dijalankan dengan baik," pungkasnya.

Lintas sektor kesehatan yang hadir dalam rakor ini Biddokkes Polda Kepulauan Bangka Belitung, BPOM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Balai Karantina Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Direktur Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang, Kepala Regional SPPI BGN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Ketua PERSI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Ketua Asosiasi Klinik Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pangkalpinang, Perwakilan Organisasi Profesi IDI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (dr. Adi Sucipto, Sp.B), HAKLI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Boy Yandra, SKM, MPH, IAKMI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Hermain, SKM, MKM), PERSAGI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (DR. Zenderi Wardani, S.Gz.,M.Si).