PANGKALPINANG - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dr. Andri Nurtito, MARS mengatakan bahwa total rencana alokasi anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik bidang kesehatan untuk tahun anggaran 2024 sebesar 165 milyar. Hal ini diungkapkannya saat menyampaikan materi dalam Pertemuan Monitoring dan Evaluasi Program Prioritas Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, yang diselenggarakan di Hotel Grand Puncak Lestari, Senin (09/10/2023).

"Hal ini sesuai dengan pagu indikatif awal Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Pagu untuk Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebesar 14 milyar. Untuk kabupaten/kota, penerima DAK fisik terbesar adalah Kota Pangkalpinang, yaitu sekitar 72 milyar, sedangkan yang paling kecil adalah Kabupaten Belitung Timur, yaitu sekitar 3 milyar," tutur Andri.

"Yang harus dicermati saat ini adalah realisasi DAK bidang kesehatan tahun anggaran 2022 yang masih rendah. Hingga triwulan 3, realisasi DAK Fisik dan non fisik baru sekitar 25,77 persen," ujar Andri.

"Persentase ini relatif rendah jika  dibandingkan dengan realisasi anggaran pada tahun anggaran 2022, yang mencapai 79 persen. Realisasi untuk triwulan 3 tahun 2023 semestinya bisa mencapai minimal 70 persen," lanjutnya. 

Lebih lanjut, Andri menegaskan bahwa pertemuan ini merupakan kegiatan terintegrasi sehingga semua pihak yang berkepentingan terhadap pelaporan pelaksanaan DAK dan dana dekonsentrasi bidang kesehatan dapat berjalan dengan baik dan lancar. "Prioritas program kesehatan berfokus pada meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat," ujarnya.

"Monitoring dan evaluasi ini diharapkan dapat mengidentifikasi data dan informasi terkait pencapaian sasaran pada pelaksanaan program dan kegiatan prioritas bidang kesehatan tahun 2022 dan 2023 di seluruh kabupaten/kota," jelasnya.

"Identifikasi kendala dan permasalahan serta rumuskan rekomendasi untuk penyusunan dokumen perencanaan tahun mendatang," pungkas Andri. 

Kegiatan ini dihadiri oleh peserta dinas kesehatan kabupaten/kota dan rumah sakit pemerintah se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.