PANGKALAN BARU - Kader kesehatan Se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memeriahkan Jambore 2023. Gerakan Jambore Kader Kesehatan Tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini dihadiri sekitar enam ratus peserta, yang datang dari tujuh kabupaten/kota dan diselenggarakan di Pantai Tapak Antu, Kamis (03/08/2023).

Saat membuka kegiatan, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dr. Andri Nurtito, MARS menegaskan bahwa kader posyandu merupakan garda terdepan untuk meneruskan program kesehatan kepada masyarakat.

"Posyandu merupakan salah satu lembaga kemasyarakatan yang mewadahi pemberdayaan masyarakat dalam pelayanan sosial dasar. Pelaksanaannya dapat disinergikan dengan layanan lainnya sesuai dengan potensi daerah. Salah satunya adalah pelayanan kesehatan," tuturnya. 

"Ini kekuatan yang luar biasa. Target yang didapatkan adalah penanganan awal tentang kesehatan kepada warga. Kemudian, mengikat tali silaturahmi antara warga satu dengan warga yang lain serta menurunkan angka stunting, kematian ibu, dan kematian bayi balita," lanjut Andri.

"Kader memiliki posisi yang strategis dalam pencapaian angka indeks pembangunan manusia dan penguatan sumber daya manusia. Kader posyandu menjadi bagian penting dalam keberlangsungan dan kualitas layanan di lapangan, tanpa terkecuali, dalam upaya penurunan angka stunting yang ada di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung," lanjut Andri

"Jambore kader ini merupakan apresiasi dan penghargaan kita kepada kader karena mereka adalah ujung tombak unsur kesehatan di tengah masyarakat. Tentunya kegitan ini dapat meningkatkan kemampuan kader posyandu dalam berkomunikasi antarpersonal untuk mengajak masyarakat berperilaku positif terhadap kesehatan," harap Andri.

Sementara Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, yang mewakili Bupati Bangka Tengah, Drs. Pittor, MM menjelaskan bahwa tantangan kader saat ini dan ke depannya akan semakin kompleks. 

"Namun kami optimis, semua tantangan tersebut akan dapat diatasi. Apabila seluruh kader dapat membudayakan sepuluh program PKK secara maksimal sesuai dengan eksistensinya dalam kehidupan keluarga di daerah ini," ujar Pittor. 

"Tim penggerak sebagai gerakan yang muncul dan tumbuh dari bawah hendaknya dapat berkiprah secara optimal dalam menjalankan tugas serta fungsinya melalui beragam program dan kegiatan yang bermuara pada peningkatan kesejahteraan keluarga," lanjutnya

Artinya, lanjut Pittor, keluarga sejahtera memang harus menjadi prioritas utama kita, karena keluarga adalah unit terkecil yang mempunyai arti besar dalam proses pembangunan daerah, bangsa, dan negara ini. 

"Terus tingkatkan kualitas diri, baik fisik, mental, spiritual, maupun intelektual agar kader benar-benar dapat menterjemahkan tujuan, sasaran, dan tugasnya. Dengan demikian, kader mampu berperan dan berkiprah, membawa organisasi ini menjadi lebih baik serta bermanfaat bagi orang banyak dan maju di masa depan," harap Pittor.

Kader kesehatan diberikan motivasi oleh PJ Ketua TP-PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Maya Suganda Pasaribu; Kepala Dinas Sosial Provinsi Kebulauan Bangka Belitung, Budi Utama; Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman; Ketua TP-PKK Kabupaten Bangka Tengah, Eva Algafry, dan Perwakilan Politeknik Kesehatan Pangkalpinang, Tesza Rezky Permata.