PANGKALPINANG – Saling adu strategi, kepala puskesmas se-Pangkalpinang optimis pelayanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) meningkat. Hal ini menjadi salah satu komitmen dalam pertemuan Monitoring dan Evaluasi Capaian Cek Kesehatan Gratis (CKG) Kota Pangkalpinang oleh Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, yang diselenggarakan di kantor Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang pada Rabu (09/07/2025).
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dr. Andri Nurtito, MARS mengungkapkan keyakinannya atas kinerja kepala puskesmas yang hadir.
“Saya yakin para kepala puskesmas dapat mengambil langkah selanjutnya untuk meningkatkan capaian CKG. Pelayanan CKG ini termasuk dalam salah satu program hasil terbaik cepat presiden, selain menurunkan kasus TBC dan membangun rumah sakit lengkap berkualitas di kabupaten,” ujarnya.
“Capaian CKG Kota Pangkalpinang bisa terbilang sangat rendah, yaitu 0,4 persen, dibandingkan dengan target yang ditetapkan, yaitu tiga puluh enam persen dari jumlah penduduk,” kata Andri.
Namun, lanjutnya, komitmen dan dukungan para kepala puskesmas dan tim Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang menjadi penguatan bahwa pelayanan CKG bukan suatu kendala. “ Kami yakin Dinkes Kota Pangkalpinang dapat mendampingi kinerja puskesmas agar bukan hanya capaian CKG yang kita tingkatkan, tetapi masyarakat dapat menerima pelayanan kesehatan,” lanjutnya.
“CKG ini menjadi salah satu upaya deteksi dini penyakit yang sangat baik,” tegas Andri.
Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang, yang diwakili oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Abdus Sihabudin, menguatkan strategi yang disampaikan para kepa puskemas.
“Dengan berbagai strategi yang disampaikan oleh para kepala puskesmas, kami yakin bisa berlari mengejar ketertinggalan target capaian CKG Kota Pangkalpinang yang seharusnya,” ujarnya.
“Kami sangat berterima kasih dengan monitoring dan evaluasi oleh Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung karena akan menjadi penguatan kami untuk mengambil langkah selanjutnya,” ungkapnya.
“Awalnya, kami beranggapan CKG ini hanya untuk masyarakat yang berulang tahun dan tanpa capaian target. Beberapa miskomunikasi juga terjadi, misalnya prosedur pelaksanaan CKG dengan berbagai pelayanan sejenis, misalnya pemeriksaan PTM,” lanjutnya.
“Tim Kota Pangkalpinang segera menyesuaikan program yang ada dengan pelayanan CKG sehingga capaian pasti meningkat,” pungkasnya.