Pangkalpinang — Optimis Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mencapai target nasional Cek Kesehatan Gratis (CKG), Kepala Dinas Kesehatan, Ria Agustine memastikan aklerasi menuju penghujung 2026. Hal ini ditegaskannya saat membuka Pertemuan Evaluasi Target dan Upaya Percepatan Capaian CKG Tahun 2026, yang digelar secara daring dan luring pada Rabu (14/10/2026).
"Memasuki dua bulan terakhir masa kerja tahun 2026, kepala dinas kesehatan kabupaten/kota beserta jajaran puskesmas harus memperketat akselerasi dan penuntasan sasaran program secara optimal," imbuh Ria.
Ria mengimbau agar kepala dinas kabupaten dan kota untuk memiliki rencana percepatan yang spesifik, tidak hanya berhenti pada imbauan umum kepada fasilitas kesehatan.
"Dengan sisa waktu efektif yang ada, komitmen dan ketegasan pengawasan dari para pimpinan di daerah diharapkan mampu mendongkrak capaian program preventif ini secara merata dan tepat sasaran di seluruh wilayah Kepulauan Bangka Belitung," ujarnya.
Berdasarkan laporan data agregat per 13 Oktober 2026, lanjut Ria, jumlah masyarakat Babel yang hadir dan mengikuti layanan kesehatan ini mencapai 702.257 orang atau sekitar 97,63% dari target CKG yang ditetapkan.
"Secara keseluruhan, jumlah penduduk di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tercatat sebanyak 1.563.779 jiwa, dengan target sasaran CKG (46% dari jumlah penduduk) sebanyak 719.338 orang. Dari total target tersebut, jumlah pendaftar telah melampaui target, yakni mencapai 724.698 orang.
Ria menuturkan bahwa dari total 702.257 orang yang hadir, sebanyak 75.708 orang atau 10,78 persen berada dalam proses pelayanan.
Ria juga menyampaikan apresiasinya kepada Tim Dinkes Kabupaten Bangka Barat atas capaian selesai pelayanan yang menembus 46 persen.
"Bangka Barat menjadi kabupaten pertama di Babel yang bisa menembus 46 persen dalam selesai pelayanan," ujarnya.
Ria mengingatkan bahwa mutu pemeriksaan kesehatan serta validitas data yang dimiliki harus terus ditingkatkan.
"Pencapaian tidak hanya berfokus pada target kunjungan seperti target 46 persen masyarakat yang terpapar program, tetapi juga mencakup tindak lanjut hasil pemeriksaan klinis secara berkelanjutan, khususnya untuk penyakit hipertensi dan diabetes," harapnya.
Sementara Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Barat, Muhammad Putra Kusuma mengungkapkan bahwa pencapaian tim CKG Bangka Barat dalam meraih 46 persen selesai pelayanan tidak lepas dari strategi yang disusun.
"Kami memang berfokus untuk mengejar ketertinggalan pencapaian CKG dengan menyusun strategi pencapaian target untuk sisa dua bulan terakhir ini," jelasnya.
Salah satunya, lanjut Putra, dengan memetakan sisa target. "Kami melakukan identifikasi gap atau kesenjangan capaian pada setiap puskesmas dan klaster pelayanan, serta menetapkan skala prioritas berdasarkan sisa target yang harus diselesaikan," jelasnya.
"Kami juga menetapkan target harian puskesmas. Dengan menghitung kebutuhan pelayanan serta target entri data harian secara terukur, selanjutnya membaginya sesuai dengan kapasitas dan kemampuan petugas di lapangan," urai Putra.
"Dinkes juga memantau capaian harian setiap puskesmas secara berkala serta melakukan evaluasi cepat terhadap kendala yang ditemukan di lapangan guna mengambil tindakan lanjut yang tepat," ungkapnya.
"Melalui strategi yang komprehensif ini, diharapkan seluruh puskesmas mampu mengoptimalkan kinerja pelayanan dan menuntaskan target program tepat waktu hingga penghujung tahun," pungkas Putra.