Penanganan Dekubitus dari Segi Keperawatan

Pengertian Decubitus

Dekubitus merupakan nekrosis jaringan lokal yang cenderung terjadi ketika jaringan lunak tertekan di antara tonjolan tulang dengan permukaan eksternal dalam jangka waktu lama Sudoyo AW, dkk 2009.  Ulkus dekubitus biasanya dijumpai pada orang-orang yang dirawat di tempat tidur atau mengalami penurunan mobilitas, terutama bila disertai dengan status nutrisi yang buruk. Meskipun demikian, ulkus dapat dialami oleh individu yang mobilitasnya normal, namun sensitivitas terhadap nyeri menurun, seperti pada penderita diabetes melitus, cedera medula spinalis, atau stroke. Keparahan suatu ulkus didasarkan pada kedalamannya. Ulkus yang tampak kecil di permukaan kulit dapat berkaitan dengan kerusakan luas di bawah kulit Elizabeth Corwin, 2009.

Peranan Perawat Dalam Perawatan Luka Dekubitus
Peranan perawat dalam perawatan luka dekubitus sangat penting untuk mencegah hingga mengobati luka dekubitus agar tidak semakin parah dan menimbulkan komplikasi.
Pencegahan dan perawatan luka dekubitus dapat mempengaruhi biaya yang dikeluarkan pasien dalam menjalani pengobatan penyakit tertentu.
Sehingga peranan perawat luka di rumah sangat dibutuhkan untuk membantu pasien yang mengalami kesulitan gerak. 

Terdapat beberapa upaya pencegahan yang dapat dilakukan perawat dalam perawatan luka dekubitus, antara lain:
Perawatan Kulit Pasien
Perawatan kulit dapat dilakukan dengan menjaga kebersihan tubuh pasien, rutin dalam mengganti pakaian dan diapers pasien.
Selain itu perawatan luka dekubitus juga harus memperhatikan kelembaban pasien dengan pemberian lotion melalui pemijatan.
Selain itu pastikan perawat juga memperhatikan urin, feses, yang menjadi faktor pemicu  luka dekubitus.

Perhatikan Status Gizi Pasien
Luka dekubitus disebabkan adanya gangguan pada jaringan kulit.
Namun, gizi yang buruk menjadi salah satu faktor pemicu munculnya luka dekubitus.
Oleh sebab itu, perawat luka dekubitus perlu memperhatikan status nutrisi pasien, maka mengurangi resiko kerusakan jaringan kulit pada penderita penyakit kronis.
Perbanyakan makanan penyembuh luka yang tinggi protein dan serat, serta minumlah air putih 6 hingga 8 gelas per hari.

Dukungan Mekanik dan Permukaan Kasur
Perawat berperan dalam memberikan dukungan dengan membantu pasien dalam melakukan pergerakan tubuh, posisi berbaring dan berpindah tempat.
Selain itu, penggunaan alat bantu seperti kasur dekubitus juga merupakan salah satu upaya yang dapat membantu mencegah luka dekubitus.

Pemberian Edukasi kepada Pasien
Peran perawat luka selain membantu menyembuhkan dan merawat luka juga memberikan edukasi terhadap pasien terkait pencegahan luka dekubitus.
Perawat juga dapat memberikan penyuluhan terkait pentingnya kebersihan pada pasien serta penggunaan lotion untuk menjaga kelembaban kulit.
Luka dekubitus paling banyak ditemukan pada area tubuh bagian bawah seperti bokong dan punggung.
Luka ini selain sangat berbahaya juga dapat menimbulkan sakit yang luar biasa bagi para penderitanya.
Oleh sebab itu peranan perawat perawatan luka dekubitus diharapkan mampu mencegah munculnya luka dekubitus.

Penulis: 
Nelly Bastina,S.Kep
Sumber: 
Tim Media Dinkes Babel

Artikel

05/11/2022 | Tim Media Dinkes Babel
20/09/2022 | Tim Media Dinkes Babel
31/08/2022 | Tim Media Dinkes Babel
01/08/2022 | Tim Media Dinkes Babel
16/02/2021 | Ns. Malinda Listari, S.Kep
31/12/2018 | Zulfikri Tabrani, SKM | Pembimbing Kesehatan Kerja Muda
06/06/2020 | Ns. MALINDA LISTARI, S.Kep
22/09/2014 | RSU Provinsi
01/08/2022 | Tati Maryani, S.Kep