Pemberangkatan Jemaah Haji 2022, Dinkes Babel Siapkan Pelayanan Bidang Kesehatan

PANGKALPINANG – Dalam rangka pemberangkatan jemaah haji tahun 2002, Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melakukan berbagai persiapan terkait bidang kesehatan. Untuk memperkuat persiapan, Dinas Kesehatan dan  Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Pangkalpinang membahas teknis dan tahpan pelayanan dalam pertemuan yang diselenggarakan di  ruang pertemuan Dinas Kesehatan pada Senin (23/05/2022).

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangkan Belitung, dr. Andri Nurtito, MARS mengungkapkan bahwa penyelenggaraan ibadah haji diamanahkan dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 Bab II Pasal 3.

“Hal ini bertujuan untuk memberikan pembinaan, pelayanan, dan perlindungan yang sebaik-baiknya bagi jemaah haji. Oleh karena itu, kita harus saling bersinergi untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada para tamu Allah, mulai dari pemberangkatan sampai dengan pemulangannya,” ujar Andri.

“Jumlah jemaah haji regular Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tahun 1443 Hijriah atau 2022 Masehi sebanyak 486 orang, yang terdiri atas 483 orang, satu pembimbing KBIHU, serta dua petugas haji daerah. Terdapat tambahan 93 orang cadangan, yang merupakan 45 persen dari kuota sebelumnya 1065 orang,” jelas Andri.

Saat ini, lanjut Andri, daftar jemaah haji yang diterima oleh dinas kesehatan kabupaten/kota dalam kuota keberangkatan sedang dalam proses pemeriksaan tahap II ulang, pemberian vaksinasi, serta pembinaan.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Ira Ajeng Astried, mengungkapkan bahwa terkait dengan PCR jemaah haji, Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan menetapkan surat penunjukan laboratorium pemeriksa.

“Pemeriksaan akan dilaksanakan di dua tempat, yaitu UPTD Balai Laboratorium Kesehatan, Pemeliharaan, dan Kalibrasi Alat Kesehatan Dinkes Babel dan laboratorium RSU Marsidi Judono Belitung,” ungkapnya.

Untuk jemaah haji yang jauh dari laboratorium pemeriksa, pengambilan spesimen oleh puskesmas wilayah tempat tinggal dan dikirim ke laboratorium pemeriksa. “Waktu pengambilan spesimen dilaksanakan minimal empat hari kali 24 jam sebelum masuk asrama dan waktu perilisan hasil pemeriksaan PCR adalah dua hari kali 24 jam sebelum masuk asrama,” ujar Ira.

Sementara Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Pangkalpinang, Bangun Cahyo Utomo menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan pemeriksaan higiene makanan. “Kami akan melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap pemenang tender catering dan saat penyelenggaraan akan dilakukan pemeriksaan sampel makanan setiap kali jemaah haji makan,” lanjutnya.

“Untuk kebutuhan tambahan petugas kesehatan yang akan terlibat dalam pelaksanakan embarkasi dan debarkasi, kami akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, misalnya bidan untuk pemeriksaan wanita usia subur dan tenaga teknis lainnya,” tutur Bangun.

“Jika roadmap dan rencana keberangkatan sudah ditetapkan oleh Kementerian Agama, kita akan melaksanakan simulasi persiapan pelaksanakan embarkasi dan debarkasi bidang kesehatan. Dengan begitu, kendala dan masalah di lapangan bisa ditangani dengan baik dan lancar,” harap Bangun.

Sumber: 
Tim Media Dinkes Babel
Penulis: 
Adinda Chandralela
Fotografer: 
Kurbandi
Bidang Informasi: 
Dinkes

Berita

06/06/2022 | Tim Media Dinkes Babel...
01/06/2022 | Tim Media Dinkes Babel...
31/05/2022 | Tim Media Dinkes Babel...
31/05/2022 | Tim Media Dinkes Babel...
24/05/2022 | Tim Media Dinkes Babel...
24/05/2022 | Tim Media Dinkes Babel...