Hari Malaria Sedunia 2022

Hai, Sohib Sehat!

Malaria merupakan penyakit menular yang dsebabkan Plasmodium. Dtularkan melalui gigitan nyamuk Anopheles bettina, Plasmodium hidup n berkembang biak dalam sel darah manusia.

Bagaimana gejalanya? Orang yang terkena malaria biasanya mengalami demam, menggigil, berkeringat, sakit kepala, mual, n muntah. Untuk memastikannya, silakan lakukan pemeriksaan d laboratorium kesehatan. Segera datang k fasyankes terdekat n laporkan jika memang terdapat kasus malaria d sekitar, ya.

Jumlah kasus malaria d Indonesia pada tahun 2021 tercatat sebanyak 304.607 kasus. Hingga tahun 2021, 347 dari 514 (68%) kabupaten/kota sudah mencapai eliminasi.

Indonesia menargetkan "Bebas Malaria" pada tahun 2030. Pencapaian ini berjenjang bebas malaria, mulai dari kabupaten/kota n dilanjutkan dengan Provinsi, yang akhirnya secara keseluruhan, target Indonesia bebas malaria dapat tercapai.

D Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, 6 dari 7 kabupaten/kota sudah mencapai eliminasi. Kabupaten Bangka Barat berjuang untuk menuju Eliminasi Malaria sesegera mungkin. Untuk itu, perlu dukungan n keterlibatan masyarakat n sektor swasta agar kita dapat mewujudkan Babel Bebas Malaria.

Mari kita dukung Percepatan Eleminasi Malaria Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Selamat Hari Malaria Sedunia 2022.

#dinkesbabel
#sohibsehat
#babelsehat
#bebasmalaria
#harimalariasedunia
#eliminasimalaria
#adindaclela

Sumber: 
Tim Media Dinkes Babel
Penulis: 
Adinda Chandralela
Bidang Informasi: 
Dinkes

Berita

06/06/2022 | Tim Media Dinkes Babel...
01/06/2022 | Tim Media Dinkes Babel...
31/05/2022 | Tim Media Dinkes Babel...
31/05/2022 | Tim Media Dinkes Babel...
24/05/2022 | Tim Media Dinkes Babel...
24/05/2022 | Tim Media Dinkes Babel...