Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Salam sejahtera bagi kita semua,
Pada momentum Hari Bakti Dokter Indonesia tahun 2025 ini, saya, selaku Kepala Dinas Kesehatan, menyampaikan apresiasi dan penghormatan setinggi-tingginya kepada seluruh dokter di wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung atas dedikasi, pengabdian, dan kerja keras yang tanpa lelah dalam menjaga dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Hari Bakti Dokter bukan sekadar peringatan seremonial. Hari ini sebagai pengingat atas komitmen luhur profesi dokter dalam melayani, mengobati, dan memberikan harapan kepada setiap insan, terutama di tengah tantangan sistem kesehatan dan dinamika zaman, tetapi tetap dalam kerangka kode etik dan sumpah profesi.
Kami menyadari tugas dokter tidak mudah. Ada dokter yang harus menempuh medan yang sulit di daerah terpencil, bahkan beban kerja yang berat di pusat layanan kesehatan yang padat. Namun, para dokter selalu melayani dengan profesional, penuh integritas, dan empati. Untuk itu, pemerintah berupaya untuk mendukung peningkatan kesejahteraan dan profesionalisme para dokter melalui peningkatan fasilitas, pelatihan berkelanjutan, dan perlindungan hukum.
Beberapa waktu terakhir, terdapat isu tentang dokter yang terkait dengan etika dan profesionalisme. Selaku kadinkes, saya turut prihatin dan berharap bahwa permasalahan tersebut tidak menjadi preseden yang akan merendahkan marwah dokter secara umum. Hal tersebut terjadi oleh oknum, tidak terorganisasi, dan bukan oleh struktur organisasi profesi. Sesungguhnya, pengabdian dokter bagi masyarakat tetap menjadi hal yang harus diapresiasi. Setiap dokter selayaknya tetap berupaya untuk menjaga marwah tersebut dalam kerangka pengabdian, bukan sebagai kebanggaan yang membuat para dokter seolah berdiri di menara gading.
Tema Hari Bakti Dokter Indonesia 2025, “Dokter Bakti Negeri: Kolaborasi untuk Kesehatan Berkeadilan”, sejalan dengan komitmen kami dalam membangun sistem kesehatan yang inklusif dan merata. Kolaborasi sinergis antara pemerintah, tenaga medis, dunia usaha, dan tokoh masyarakat sangat dibutuhkan agar layanan kesehatan dapat berkualitas dan bisa menjangkau akses seluruh lapisan masyarakat.
Akhir kata, mari kita jadikan momen ini sebagai refleksi dan motivasi untuk terus meningkatkan mutu dan akses layanan kesehatan. Terima kasih kepada seluruh dokter Indonesia. Semoga semangat bakti dan pengabdian senantiasa menyala.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Kepala Dinas Kesehatan
Provinsi Kepulauan Bangka Belitung,
dr. Andri Nurtito, MARS
(20 Mei 2025)

