Wagub: Hidup Sehat Wujud Revolusi Mental

PANGKALAN BARU – Praktik hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari merupakan salah satu wujud revolusi mental. Gerakan masyarakat untuk hidup sehat (germas) mengajak masyarakat untuk membudayakan hidup sehat sehingga dapat mengubah kebiasaan atau perilaku tidak sehat. Demikian dikatakan oleh Abdul Fatah, Wakil Gubernur Kepulauan Kepulauan Bangka Belitung saat mewakili Gubernur membuka kegiatan Pertemuan Koordinasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat Tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2017 di Hotel Santika. (15/05/2017)

“Pembangunan kesehatan diarahkan tidak lagi hanya melayani orang sakit, tetapi justru mengutamakan pelayanan kesehatan yang menjadikan orang sehat tetap sehat dan produktif. Oleh karena itu, germas diharapkan dapat meningkatkan partisipasi dan peran serta masyarakat untuk hidup sehat, meningkatkan produktivitas masyarakat, dan mengurangi beban biaya kesehatan,” ujarnya.

“Saat ini, permasalahan kesehatan yang timbul sebagian besar diakibatkan oleh pola hidup masyarakat yang tidak sehat yang dipengaruhi berbagai hal. Contohnya, masyarakat sering mengonsumsi makanan yang mengandung gula garam lemak, kurang makan buah dan sayur, serta  jarang melakukan aktivitas fisik/olahraga,” lanjutnya.

Beliau mengungkapkan bahwa dalam mengatasi hal ini, diperlukan upaya pendekatan promotif dan preventif yang sangat efektif untuk menjawab berbagai tantangan kesehatan. Menurutnya, pencegahan penyakit sangat tergantung pada perilaku individu. “Tentu didukung dengan kualitas lingkungan, ketersediaan sarana dan prasarana,  pelayanan kesehatan, serta keturunan. Dan untuk itu, semua juga membutuhkan dukungan dari berbagai pihak termasuk dari keluarga kita dan masyarakat keseluruhan,” tegasnya.

Wagub menginginkan agar upaya kesehatan yang bersifat promotif dan preventif dapat menjadi prioritas, tanpa mengabaikan pentingnya upaya pelayanan kesehatan yang bersifat kuratif dan rehabilitatif. 

“Hal ini memerlukan serangkaian program strategis serta implementasi dari berbagai program dan sektor. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia memperkuat implementasi dengan gerakan masyarakat hidup sehat. Germas yang tertuang dalam Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2017 merupakan  rangkaian kegiatan yang sistematis, masif, dan berkelanjutan. Gerakan ini dapat mempercepat dan mensinergikan tindakan dari upaya promotif dan preventif hidup sehat guna meningkatkan produktivitas penduduk mengurangi beban masyarakat akibat penyakit,” harapnya. 

Mulyono Susanto, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sependapat dengan Wagub Abdul Fatah. Beliau menjelaskan bahwa untuk mewujudkan gerakan masyarakat hidup sehat, diperlukan suatu pertemuan Koordinasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat dengan melibatkan beberapa lintas sektor terkait dalam kegiatan ini. (15/05/2017)

“Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan meningkatkan kerja sama yang efektif, baik inter maupun antar tim pemerintahan provinsi dengan kabupaten/kota serta pusat, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pengawasan pengendalian,” ucapnya.
Menurut beliau, sektor pemerintah dapat mendukung Gerakan Masyarakat Hidup Sehat dengan menelurkan kebijakan terkait dan selalu memberikan informasi dan edukasi kesehatan kepada masyarakat tentanggerakan ini. Dengan demikian, masyarakat dapat ikut berpartisipasi dalam program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat.

Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari, mulai dari 15 sampai dengan 17 Mei 2017. Narasumber dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia yang mengisi materi pertemuan, yaitu dr. Anung Sugihantono, M.Kes (Dirjend. Kesmas); Sakri Sab'Atmaja, SKM, M.Si (Kasubdit Advokasi dan Kemitraan Direktorat Promkes & PM); dan Muhani, SKM. M.Kes (Kepala Seksi Advokasi Direktorat Promkes & PM). Adapun peserta pertemuan terdiri atas Dinas Kesehatan, Bappeda, Dinas Pemuda dan Olahraga, Dinas Pendidikan, dan Dinas Ketahanan Pangan.
Pada kesempatan ini, Wagub Abdul Fatah juga ikut menadatangani kesepakatan bersama mengenai Gerakan Masyarakat Hidup Sehat. Selain pertemuan di dalam ruangan, pelaksanaan olahraga pagi di luar ruangan yang dilakukan oleh peserta pertemuan dan panitia merupakan salah satu implementasi langsung gerakan masyarakat hidup sehat. (ACH)
 

Sumber: 
Bidang Kesehatan Masyarakat
Penulis: 
Adinda Chandralela
Fotografer: 
Imelda Sitompul
Tags: 
Gerakan masyarakat hidup sehat; germas