Sekda Babel Lepas-Terima Peserta Program Internsip Dokter Indonesia

PANGKALAN BARU –Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, yang diwakili dengan Sekretaris Daerah, Yulizar Adnanmelepas dan menerima peserta Program Internsip Dokter Indonesia (PIDI)di Hotel Soll Marina. (06/11/2019)

“Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengucapkan terima kasih dan memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya atas dedikasi dan komitmen116 peserta internsip periode November 2018 dalam menjalankan masa bakti selama satu tahun ini,” tutur Yulizar.

“Dan kami juga mengucapkan selamat datang kepada 108 peserta internsip dokter periode November 2019 di Bumi Serumpun Sebalai, yang nantinya akan menjalani masa baktinya hingga November 2020 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Yulizar menjelaskan bahwa Kepulauan Bangka Belitung merupakan salah satu provinsi yang ditetapkan melalui Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia sebagai wahana penerima internsip dokter. “Jumlah wahana yang tersedia saat ini adalah sebelas rumah sakit dan sebelas puskesmas yang tersebar di seluruh wilayah kabupaten/kota,” jelas Yulizar.

Kuota dokter internsip yang ada saat ini, tambah Yulizar, sangat memberikan manfaat yang optimal dalam rangka penyediaan pelayanan kesehatan, khususnya eksistensi tenaga kesehatan dokter di unit layanan kesehatan puskesmas dan rumah sakit di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. “Kami mengharapkan agar melalui program internsip ini para program internsip dokter mendapatkan peningkatan kemandirian dalam menjalankan tugas sebagai tenaga kesehatan di unit pelayanan kesehatan,” harap Yulizar.

Sementara Perwakilan Komite Internsip Dokter Indonesia Pusat, Zainul Akbar menjelaskan bahwa PIDImerupakan program untuk memandirikan danmemahirkan dokter yang baru lulus, sehingga menghasilkan dokter Indonesia yang berkualitas dan kompeten, yang berguna untuk mewujudkan pelayanan kesehatan yang bermutu bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Program ini meemasuki tahun yang kesembilan. Jumlah dokter yang telah mengikuti PIDI sejak tahun 2010 sampai dengan Angkatan III Periode Oktober 2019 sebanyak 62.862 dokter. Mereka berasal dari 73 Fakultas Kedokteran yang penempatannya tersebar di 34 provinsi,” jelas Zainul.

Untuk Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, lanjut Zainul, pada angkatan IV periode November 2019 telah ditempatkan kembali dokter internsip sebanyak 108 orang dokter internsip yang berasal dari 23 fakultas kedokteran. “Penempatan berada di empat kabupaten/kota, yaitu Bangka, Bangka Tengah, Pangkalpinang, dan Belitung dengan penugasan di enam wahana. Mereka perlu mendapatkan bimbingandari dinas kesehatan provinsi/kabupaten/kota serta rumah sakit dan puskesmas agar dapat menjadi dokter Indonesia yang berkualitas dan kompeten sebagaimana yang kita harapkan,” ungkapnya.

“Saya mengharapkan semoga antara pemerintah provinsi, kabupaten/kota dan pimpinan wahana internsip bisa saling berkoordinasi dengan lebih intensif, sinergis, dan kooperatif satu sama lain untuk memberikan dukungan atas jaminan keamanan, keselamatan, serta dukungan lainnya bagi dokter internsip selama mereka bertugas,” pungkas Zainul.

Sumber: 
Bidang Sumber Daya Kesehatan
Penulis: 
Adinda Chandralela
Fotografer: 
Adinda Chandralela
Bidang Informasi: 
Dinkes