Percepatan Pencapaian Indikator Program PASD Triwulan II 2017

PANGKALPINANG – Perlu adanya percepatan pencapaian indikator program penyehatan air dan sanitasi dasar Dinas Kesehatan se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melalui pemantauan hasil pelaporan. Hal ini dilaksanakan dalam rangka mendukung kebijakan dan starategi pemerintah yang tercantum dalam Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2015 tentang RPJMN 2015-2019, khususnya sasaran pembangunan sektor unggulan aspek infrastruktur dan pelayanan dasar dengan target indikator akses air minum dan sanitasi yang layak sebesar 100 persen pada tahun 2019. Demikian diungkapkan Mulyono Susanto, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung saat membahas feed back laporan program PASD triwulan II tahun 2017. (26/07/2017)

“Hal ini juga didukung dengan Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.02.02/MENKES/52/2015 tentang Rencana Strategis Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan Peraturan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2014 tentang Sanitasi Total Berbasis Masyarakat dan Surat Edaran Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Nomor 1056 Tahun 2015 tentang Pelaksanaan program STBM dalam rangka pencapaian universal Sanitasi Tahun 2019,” lanjutnya.

Beliau menjelaskan bahwa berdasarkan laporan yang disampaikan oleh Dinas Kesehatan kabupaten/kota, pencapaian indikator Program Penyehatan Air dan Sanitasi Dasar (PASD) Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Triwulan II Tahun 2017, yaitu persentase penduduk yang memiliki akses air minum yang berkualitas (layak),  sebesar 77,60 persen. “Dari tujuh kabupaten/kota, kabupaten dengan persentase  terbesar penduduk yang memiliki akses air minum adalah Bangka Barat, yaitu 87,85 persen, sedangkan yang terkecil adalah Bangka Tengah, yaitu 57,36 persen,” jelasnya.

Ditambahkannya, hal ini berdasarkan rekapitulasi data penduduk dengan akses berkelanjutan yang dilaporkan oleh kabupaten/kota. Rata-rata pencapaian indikator akses air minum yang layak (berkualitas) di wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sudah di atas target provinsi, yaitu 75 persen, kecuali Kabupaten Belitung Timur dan Bangka Tengah.

Berdasarkan rekapitulasi penduduk dengan akses terhadap fasilitas sanitasi yang layak (jamban sehat) menurut jenis jamban dan kabupaten/kota, rata-rata pencapaian indikator akses sanitasi yang layak di wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sudah di atas target provinsi (80 persen), yaitu 80,02 persen. Namun demikian, masih ada kabupaten yang memiliki persentase di bawah target, yaitu  Kabupaten Belitung 76,82 persen, Bangka Selatan 71,89 persen, dan Belitung Timur 62,76 persen.

Untuk desa yang melaksanakan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Triwulan II tahun 2017, persentase desa/kelurahan yang sudah melaksanakan Stop Buang Air Besar (BABS)  sebanyak 23,26 persen, dengan jumlah 90 dari total 387 desa/kelurahan yang ada di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Mulyono berharap dinas kesehatan kabupaten/kota melaporkan data rutin program PASD ke Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung setiap tanggal 15 pertama triwulan berikutnya secara rutin dan tepat waktu. "Pelaporan ini akan mempengaruhi pencapaian target program PASD dan tindak lanjut yang harus dilakukan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung," pungkasnya. (ACH)

Sumber: 
Bidang Kesehatan Masyarakat
Penulis: 
Adinda Chandralela
Fotografer: 
Adinda Chandralela
Tags: 
Program Penyehatan Air dan Sanitasi Dasar (PASD)