Dinkes Babel Gelar Pelatihan Keluarga Sehat Tahun 2020

PANGKALPINANG - Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar 
Pelatihan Keluarga Sehat Tahun 2020 bagi petugas kesehatan puskesmas se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Kegiatan ini digelar di BKPSDMD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mulai dari 16 hingga 20 Maret 2020. 

Saat membuka kegiatan, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengungkapkan bahwa puskesmas tidak hanya menyelenggarakan pelayanan Kesehatan di dalam gedung, tetapi juga ke luar gedung.

"Walaupun bekerja sama dengan Upaya Kesehatan Bersumber Daya Masyarakat (UKBM) yang dibina puskesmas, petugas tetap harus melakukan kunjungan langsung ke keluarga di wilayah kerjanya," jelas Mulyono. 

Dalam pelaksanaan upaya kesehatan, lanjut Mulyono, integrasi dilakukan oleh petugas pembina keluarga. "Siapa petugas pembina keluarga? Seluruh tenaga kesehatan di puskesmas. Petugas pembina keluarga harus dibekali ilmu yang cukup terkait dengan program yang ada di puskesmas," ungkap Mulyono.

"Dari kunjungan rumah sebagai konsep pendekatan keluarga, kita berharap dapat  mengumpulkan data profil kesehatan keluarga dan updating pangkalan datanya," jelas Mulyono. 

Saat kunjungan ini, tambahnya, momen penting petugas untuk melakukan upaya promosi dan preventif. "Petugas dapat mengedukasi masyarakat mengenai program kesehatan, misalnya saat ini, pencegahan Covid-19 kepada masyarakat," jelasnya.

Sementara Kepala Sumber Daya Manusia Kesehatan, Ratu Zaenab Amin menjelaskan bahwa peserta pelatihan berjumlah 30 orang. "Peserta berasal puskesmas di wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung,  kecuali Kota Pangkalpinang," jelasnya.

Langkah awal setelah pelatihan, lanjut Ratu, melakukan pendataan seluruh keluarga dalam wilayah kerja puskesmas. "Hasil kegiatan ini akan menjadi dasar pembuatan database keluarga sehat dan penghitungan indeks keluarga sehat," lanjut Ratu.

"Kesamaan pandangan dan pedoman dalam penerapan dan pelaksanaan program ini diharapkan dapat menelurkan petugas yang berkompeten dan mampu menghasilkan output yang akurat," pungkasnya.

Sumber: 
Bidang Sumber Daya Kesehatan
Penulis: 
Adinda Chandralela
Fotografer: 
Adinda Chandralela
Bidang Informasi: 
Dinkes