Dinkes Babel dan Polda Babel Jajaki Kerja Sama Dukungan Program Kesehatan Masyarakat

PANGKALPINANG - Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Kepolisian Daerah Kepulauan Bangka Belitung menjajaki kerja sama dukungan program kesehatan masyarakat. Keseriusan ini diimplementasikan dengan pembahasan draft perjanjian kerja sama atau MOU, yang digelar dalam rapat di ruang pertemuan Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. (10/03/2020)

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Mulyono Susanto sangat berharap bisa mendapat dukungan dalam menjalankan program kesehatan dari pihak Kepolisian Daerah Babel. "Saya terinspirasi oleh gerakan Polda Babel dalam mempromosikan Senam Bedincak kepada masyarakat. Kegiatan ini disebarluaskan secara masif hingga sekarang pun tidak ada yang tidak tahu dengan Senam Bedincak," ungkap Mulyono.

"Dukungan yang sangat besar juga sudah kami terima sebelumnya. Kami masih ingat dengan kasus imunisasi measles rubella (MR) tahun 2018 yang lalu. Pendampingan dari kepolisian setempat sangat membantu tim kesehatan dalam menjalankan tugas," urai Mulyono. 

Oleh karena itu, lanjut Mulyono, kami merasa perlu untuk terus berkoordinasi dan bekerja sama dengan pihak Polda Babel. "Selain mendapatkan perlindungan dan keamanan, hambatan tim kesehatan dalam menjalankan tugas pokok dan fumgsi dapat teratasi dengan kehadiran tim kepolisian," harap Mulyono.

Sementara pihak Kepolisian Daerah Babel, yang diwakili oleh Ps. Kasubdit Pembinaan Tertib Sosial Direktorat Pembinaan Masyarakat, Kompol Hariansyah mengatakan bahwa pihak Polda Babel sangat menyambut baik kerja sama yang akan dijalin dengan Dinkes Babel. 

"Selaku alat negara, kami berperan dalam memelihara keamanan dan ketertiban, juga melindungi dan mengayomi, dan melindungi masyarakat. Kami juga melaksanakan kerja sama dengan instansi pemerintah dan nonpemerintah serta melaksanakan pembinaan penyuluhan masyarakat," lanjutnya.

Berdasarkan ini, lanjutnya, baik secara diminta maupun tidak diminta, kami siap memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat. "Diminta maupun tidak diminta,  jika ada riak-riak masalah di masyarakat, kami akan segera turun. Apalagi jika terdapat kesepakatan atau MOU seperti ini, kita akan lebih kuat lagi berkoordinasi agar tidak terjadi gangguan stabilisasi umum dan lain-lain," tambah Hariansyah.

"Kami akan menggerakkan peran serta bhabinkamtibmas yang bersentuhan langsung dengan masyarakat untuk dapat berperan membantu dalam pelaksanaan kegiatan.  Tentunya, kami berharap tim kami dapat mendapatkan pembekalan kemampuan dari Dinkes Babel," ujarnya.

"Ruang lingkup perjanjian ini nantinya meliputi kegiatan advokasi, komunikasi, informasi, dan edukasi program kesehatan, yang lebih lanjut nanti akan  dituangkan dalam petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis," pungkasnya.

Sumber: 
Bidang Kesehatan Masyarakat
Penulis: 
Adinda Chandralela
Fotografer: 
Adinda Chandralela
Bidang Informasi: 
Dinkes